Persib Bandung tidak kekurangan opsi dengan nama besar untuk mengisi kekosongan di sisi kiri pertahanan. Setelah Layvin Kurzawa pergi, perhatian Maung Bandung mengarah ke deretan pemain yang punya reputasi Eropa dan pengalaman level tinggi.
Situasi ini membuat daftar calon pengganti tidak lagi sekadar diisi bek kiri biasa. Persib tampak mencari sosok yang bisa langsung menjaga kualitas tim, punya mental juara, dan siap menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik maupun level Asia.
Bernat dan Spinazzola paling dekat dengan kebutuhan tim
Dari beberapa nama yang beredar, Juan Bernat terlihat paling masuk akal untuk kebutuhan taktis Persib. Posisi alaminya sama dengan Kurzawa, sehingga klub tidak perlu banyak melakukan penyesuaian jika memilih bek kiri asal Spanyol itu.
Bernat juga membawa pengalaman yang kuat karena pernah memperkuat klub elite seperti Bayern Munich dan Paris Saint-Germain. Saat ini ia masih terikat kontrak dengan SD Eibar hingga 30 Juni 2026, sehingga namanya tetap relevan untuk dipantau.
Nama lain yang juga masuk radar adalah Leonardo Spinazzola. Bek kiri asal Italia itu dikenal agresif membantu serangan dan cocok untuk tim yang membutuhkan bek modern tanpa meninggalkan tugas bertahan.
Spinazzola punya rekam jejak internasional yang mentereng. Ia menjadi bagian penting Timnas Italia saat menjuarai Euro 2020, dan kontraknya bersama Napoli juga akan berakhir pada 30 Juni 2026.
Nama besar di luar posisi alami ikut muncul
Di luar kebutuhan murni sektor kiri, ada dua nama yang menawarkan magnet berbeda. Philippe Coutinho dan Sergio Ramos memang bukan opsi yang paling sederhana dari sisi teknis, tetapi keduanya membawa nilai reputasi yang sangat besar.
Coutinho saat ini berstatus tanpa klub setelah terakhir membela Vasco da Gama. Mantan pemain Liverpool dan Barcelona itu bisa menjadi transfer yang sangat menyita perhatian publik sepak bola Asia Tenggara jika Persib benar-benar bergerak.
Ramos bahkan berada di level paling tinggi dalam daftar ini. Legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol itu juga sedang tanpa klub setelah terakhir memperkuat Monterrey.
Dari sisi usia dan kebutuhan gaji, Ramos jelas bukan target yang mudah diwujudkan Persib. Namun pengalaman, prestise, mental juara, dan daya tarik globalnya berada jauh di atas standar pemain yang biasanya diincar klub.
Persib dituntut memilih dengan tepat
Kepergian Kurzawa membuat Persib tidak punya banyak ruang untuk salah langkah. Klub membutuhkan pemain yang bukan hanya kuat secara individu, tetapi juga bisa langsung membantu tim menjaga kedalaman skuad saat musim berjalan padat.
Itulah sebabnya Bernat dan Spinazzola terlihat paling relevan untuk kebutuhan teknis. Keduanya punya profil yang lebih dekat dengan tuntutan tim di lapangan, sementara Coutinho dan Ramos menawarkan efek berbeda dari sisi sorotan dan nilai nama.
Daftar ini menunjukkan bahwa Persib sedang berada di persimpangan antara kebutuhan taktik dan daya tarik besar sebuah transfer. Pilihan akhir akan sangat menentukan bagaimana sisi kiri pertahanan Maung Bandung dipersiapkan untuk tantangan berikutnya.
Source: www.viva.co.id




