Di antara rombongan yang berangkat ke Tanah Suci, perhatian tertuju pada seorang calon jemaah haji asal Cianjur yang sudah berusia 91 tahun. Meski termasuk lanjut usia, ia tetap masuk dalam kloter 24 Embarkasi Jakarta-Bekasi bersama 72 calon jemaah lainnya.
Kebersamaan keluarga, petugas, dan jajaran pemerintah daerah mewarnai keberangkatan itu dengan suasana haru. Rombongan 73 calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur dilepas dari Mapolres Cianjur oleh Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe sebelum bertolak menuju embarkasi.
Pemberangkatan lewat kloter 24 JKS
Seluruh calon jemaah haji asal Cianjur tahun ini tercatat sebanyak 73 orang. Mereka masuk dalam kloter 24 JKS dan diberangkatkan lebih dulu menggunakan bus menuju Embarkasi Bekasi.
Dari sana, perjalanan ibadah dilanjutkan melalui penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pemerintah daerah memandang keberangkatan ini sebagai momen penting bagi warga Cianjur yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Ramzi menyampaikan bahwa jumlah 73 calon jemaah itu mengacu pada perhitungan terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah. Ia juga berharap kuota haji Cianjur pada tahun mendatang bisa bertambah, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya jumlah calon jemaah sempat mencapai ribuan orang.
Suasana pelepasan berlangsung khidmat
Prosesi pemberangkatan di Mapolres Cianjur berlangsung khidmat dan dihadiri Forkopimda serta keluarga jemaah. Kehadiran mereka membuat suasana makin emosional ketika rombongan bersiap meninggalkan Cianjur.
Ramzi menilai keterlibatan Polres Cianjur menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam mendukung kegiatan keagamaan. Menurut dia, kerja sama seperti itu penting agar seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan tertib dan nyaman.
Pelayanan sudah dimulai sejak awal
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi menyebut kehadiran aparat dalam pelepasan jemaah sebagai bagian dari kolaborasi dalam kegiatan positif. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada calon tamu Allah menjadi bentuk kebersamaan antara aparat dan masyarakat Cianjur.
Akhmad menjelaskan, pelayanan bagi para jemaah sudah dilakukan sejak dua hari sebelum keberangkatan. Langkah itu diambil untuk memastikan proses berjalan aman, lancar, dan tertib sampai rombongan benar-benar meninggalkan Cianjur.
Ia juga menyebut pelayanan terhadap 73 jemaah haji itu diharapkan menjadi dorongan bagi semua pihak untuk terus berlomba dalam kebaikan. Harapan yang sama ia sampaikan agar para jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik selama berada di Tanah Suci.
Jemaah tertua jadi sorotan
Di antara 73 nama dalam kloter 24 JKS, jemaah tertua berusia 91 tahun menjadi perhatian khusus. Usia lanjut tidak mengurangi semangatnya untuk menunaikan ibadah haji bersama rombongan asal Cianjur.
Kondisi itu juga menjadi perhatian petugas dan aparat yang mendampingi keberangkatan. Mereka memastikan seluruh proses berjalan dengan pengawalan yang sesuai, mulai dari pelepasan hingga rombongan masuk ke tahap perjalanan berikutnya.
Akhmad berharap para jemaah mendapat pelayanan terbaik selama perjalanan ibadah mereka. Ia juga menyampaikan doa agar mereka menjadi tamu Allah yang mulia dan mabrur.
Source: www.beritasatu.com




